Sunday, 30 June 2013

Tunjangan Transportasi Buruh Cimahi Di Naikan

Forum Lembaga Kerja Sama (LKS) Tripartit Kota Cimahi akhirnya menyepakati tiga rekomendasi untuk memenuhi aspirasi buruh yang dituntut pascakenaikan harga bahan bakar minyak. Salah satu rekomendasi LKS Tripartit yang akhirnya disetujui setelah melalui perdebatan alot adalah menyangkut kenaikan tunjangan transportasi buruh.

Menurut anggota LKS Tripartit dari unsur serikat pekerja, Asep Djamaludin, dua rekomendasi lain yang disepakati adalah agar perusahaan tidak melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) dan melakukan efisiensi biaya produksi dan mengaktifkan forum bipartit (LKS) Bipartit melalui dialog antara perusahaan dengan serikat pekerja.

Diakui Asep, dari tiga butir rekomendasi, pembahasan mengenai tuntutan kenaikan tunjangan transportasi buruh sempat berjalan alot. Sebab, katanya, pihak pengusaha yang diwakili Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menyatakan keberatan atas tuntutan kenaikan tunjangan transportasi itu.

"Secara prinsip tidak ada perubahan. Hanya ada perdebatan agak alot pada poin rekomendasi tentang usulan kenaikkan tunjangan transportasi. Hal itu karena pihak Apindo awalnya keberatan. Tapi akhirnya setuju," katanya. 

Ketika ditanya angka kenaikan tunjangan transportasi, Asep mengatakan, dalam rekomendasi tidak disebutkan persentasenya. "Kalau dalam rekomendasi tidak disebutkan. Tapi aspirasi yang kita sampaikan sesuai dengan nilai kenaikan BBM di kisaran 40 persen," katanya.

Ia menambahkan, buruh ngotot memperjuangkan rekomendasi tersebut karena dampak kenaikan BBM sangat memberatkan kehidupan buruh. Sebab, katanya, besaran upah minimum kota (UMK) lebih kecil dari kebutuhan hidup satu bulan. "Apalagi dengan BBM naik, lebih berat lagi," tegasnya.

Asep mengatakan, rekomendasi Forum LKS Tripartit tersebut akan segera diajukan ke Wali Kota Cimahi, Hj. Atty Suharti. "Setelah disetujui wali kota, rekomendasi itu diteruskan ke perusahaan- perusahaan untuk dilaksanakan," tuturnya.

»»  READMORE...

Mengantri Untuk Berobat Gratis

Sekitar 300 warga Kota Bandung tampak antusias mengikuti acara pengobatan gratis yang digelar Keluarga Besar Buah Batu Corps Kota Bandung di area car free day,Jln. Buahbatu, Minggu (30/6). Mereka dengan tertib antre untuk memeriksakan kesehatan, setelah sebelumnya mengikuti senam bersama ribuan warga lainnya.

Antusiasme warga untuk berobat itu secara tidak langsung juga didorong kondisi melambungnya harga-harga kebutuhan hidup akibat naiknya harga BBM. "Saya senang sekali sekarang masih ada acara pengobatan gratis. Ini terasa membantu saat semua harga kebutuhan hidup yang serba naik," ujar Rohmah (56), salah seorang warga yang mengikuti pengobatan gratis.

Keluarga Besar BBC Kota Bandung melalui Irvan Barki Irawan mengatakan, rangkaian bakti sosial tersebut selama ini rutin dilakukan oleh BBC Kota Bandung. Untuk sekarang ini, pihaknya menggelar pengobatan gratis, senam sehat, dan hiburan musik.

"Kami bersyukur setiap kali melakukan bakti sosial, antusiasme warga sangat tinggi. Kami sudah melakukan ini sejak tahun 2010. Mulai dari pengobatan gratis, penanaman dan pemberian bibit pohon serta sumbangan lainnya. Untuk sekarang ini yang ikut senam mencapai seribu orang dan yang mengikuti pengobatan gratis mencapai 300 orang," terang Irvan saat ditemui wartawan di sela-sela kegiatan.

Irvan menyatakan, kegiatan baksos tersebut sebenarnya tidak berkaitan dengan kondisi kenaikan harga BBM. Pasalnya, kegiatan tersebut merupakan kegiatan rutin BBC.

"Tapi kalau orang menilai ada kaitannya, yang pasti kalau BBM itu naik, BBC mah tetap gratis. Dan yang pasti kami juga bersyukur kalau kegiatan ini sangat dirasakan manfatnya oleh masyarakat," tandasnya.

»»  READMORE...

HASIL PERTANDINGAN PERSIB VS PERSISAM

Hari yang membahagiakan buat para bobotoh persib karna di hari minggu tanggal 30-06-2013 persib melumat persisam samarinda dengan skor 4-1.
Pemain terbaik : Sergio van dijk
Dia menciptakan 3 asist dan 1 gol.

Ini pencipta gol buat persib
1.Hilton morera
2.Sergio van dijk
3.Hilton morera
4.kenji ardcihara

Inilah pencipta gol persisam
1.Osas saha
Demikian hasil persib di hari ini semoga bermanfaat untuk semua.

»»  READMORE...

Anak Berusia 12 Tahun

Hanya dalam tempo 12 jam, Unit Reskrim Polsekta Antapani berhasil menangkap R (13), pelaku penggorokan terhadap bocah berusia 10 tahun, Hikmal Fadilah. R diamankan anggota Unit Reskrim saat tengah berada di rumahnya, di Jln Kertasari, RT 1/RW 7, Kel Karang Pamulang, Kec Mandalajati, Jumat (28/6/2013) dinihari.

R sendiri melakukan aksi pembacokan terhadap Hikmal, Kamis (27/6/2013) sekitar pukul 13.00 WIB, di area pemakaman Cina tepatnya di daerah Tegal Cina, Kel Karang Pamulang, Kec Mandalajati. Aksi itu dipicu keinginan R memiliki ponsel Hikmal.

Kapolsekta Antapani Kompol Ahmad Zubair melalui Kanit Reskrim Polsekta Antapani AKP Adang M Mursa menjelaskan, pihaknya melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku R setelah mendapat laporan dan mengetahui korban dirawat di RS Hermina Arcamanik, Jln AH Nasution.

"Kita langsung mencari pelaku. Kita datangi rumahnya beberapa jam setelah kejadian, tapi tidak ketemu," ujar Adang kepada wartawan di Mapolsekta Antapani, Jln AH Nasution, Jumat (28/6/2013).

Karena tidak menemukan pelaku, keesokan harinya atau Jumat (28/6/2013) dini hari anggota kembali mendatangi rumah pelaku. Akhirnya, sekitar pukul 05.00 WIB anggota berhasil mengamankan pelaku di rumahnya.

"Ba'da Subuh tadi, dia ada di dalam rumah beserta orang tuanya. Ternyata dia baru pulang ke rumah pukul 2 subuh, paparnya.

Lebih lanjut diungkapkan Adang, dari hasil pemeriksaan tersangka R, aksi yang dilakukannya itu ternyata dipicu keinginan R memiliki ponsel kepunyaan Hikmal. Kamis (27/6/2013) sekitar pukul 10.00 WIB di lapang bola di daerah Kertasari, saat itu tersangka R disuruh temannya Angga (20) untuk mengambil ponsel milik Hikmal yang saat itu tengah bermain bola.

R kemudian pulang ke rumahnya dan membawa tas ransel yang didalamnya berisi sebuah golok sepanjang 36,5 centimeter. Kemudian sekitar pukul 13.00 WIB, R yang saat itu naik truk berpapasan dengan korban yang hendak pulang ke rumahnya.

"Dia mengajak korban ke tempat sepi di pemakaman Cina tepatnya di Tegal Cina. Saat itu kedua temannya sudah tidak di sana," jelas Adang.

Di lokasi itulah, tambah Adang, R merampas ponsel merek Micxon milik korban. Korban tidak tinggal diam, namun pelaku langsung mengeluarkan golok dari tasnya dan menggorok leher korban, menusuk tiga kali ke arah dada, dan membacokkan dua kali ke kepala korban. "Pelaku langsung kabur dan membawa ponsel korban. Korban ditemukan warga sekitar dan kemudian dibawa ke rumah sakit. Beruntung nyawanya masih bisa diselamatkan," jelas Adang seraya menambahkan kondisi korban mulai membaik setelah menjalani operasi.

Pelaku sendiri, kata Adang, saat ini sudah ditahan oleh Polsekta Antapani. Termasuk juga Angga, teman R. Soal ponsel yang dirampas, ternyata dijual oleh Angga seharga Rp 55 ribu. Dari hasil penjualan, R mendapat bagian Rp 9 ribu, Angga Rp 10 ribu dan sisanya dibelikan minuman keras.

"Karena pelaku di bawah umur, saat pemeriksaan tadi didampingi orangtuanya. Kami juga sudah berkoordinasi dengan balai pemasyarakatan (Bapas) yang akan mendampingi pelaku," tandasnya seraya menyatakan pelaku akan dijerat Pasal 365 KUHPidana tentang pencurian dengan kekerasan dan ancaman 12 tahun penjara.

»»  READMORE...

Thursday, 27 June 2013

Jatah Pembagian BLSM Tidak Merata

Kompensasi Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) belum sepenuhnya dinikmati warga miskin Kabupaten Bandung Barat (KBB). Seperti di Desa Kertawangi, Cisarua, Kec. Lembang, sejumlah warga terlebih wanita jompo tidak menerima kartu pengambilan BLSM, sehingga mereka tidak bisa mencairkan uang sebesar Rp 300 ribu ke kantor pos terdekat. 

Dua warga yang mengaku belum menerima BLSM, yakni Ny. Omoh (84) serta Ny. Ati (59). Keduanya hanya bisa melihat warga lain berduyun-duyun mendatangi kantor pos untuk mengambil uang. "Ema mah teu kabere kartu, jadi we ngan lalajo," kata perempuan sebatangkara ini dengan tatapan kosong, Rabu (26/6).

Omoh sudah lama hidup menjanda. Ia tidak punya penghasilan tetap, dan hanya mengandalkan pemberian warga lain. Sehingga ketika pemerintah meluncurkan program BLSM, ia sangat menyambut gembira. Namun apa mau mau dikata, harapannya belum terwujud sehingga Omoh untuk sementara harus gigit jari. "Percuma aya pembagian duit ti pamarentah oge mun teu adil mah," ucap Omoh.

Demikian pula dengan Ny. Ati, janda tiga anak ini belum terdaftar sebagai calon penerima BLSM. Ia pun tidak tahu harus mengadukan kondisi tersebut kepada siapa, karena selama ini dirinya merasa hidup dalam kesusahan. "Teu acan aya di Pak RW atanapi ti desa nu masihkeun kartu. Emang naon syaratna mun tiasa kenging kartu teh?" kata Ati.

Sekalipun nanti ia akan mendapat kartu BLSM, Ati menyatakan beban hidupnya tetap akan berat. Sebab, harga sembako malah ikut naik sehingga uang yang nanti diberikan belum tentu cukup menutupi kebutuhan dapur. "Cekap naon nya artos sakitu ku opatan jeung barudak. Mending harga beas wae murahkeun, eta lumayan ngaringankeun," ujarnya.

Pembagian BLSM yang hanya berlangsung selama empat bulan itu dinilai cuma sebagai iming-iming kepada rakyat miskin. Hal itu disampaikan tokoh pemuda Cisarua, Yana. Menurutnya, harga sembako yang melambung terus mencekik rakyat miskin. Pembagian BLSM yang tidak merata menimbulkan kecemburuan. 

"Tak sedikit warga yang tidak bisa mencairkan BLSM, terutama orang jompo. Di kita, program pemerintah lainnya seperti beras miskin (raskin) juga tidak dapat dinikmati setiap saat, dan harga beras yang terjangkau bagi masyarakat kecil dinilai tidak membantu mengingat kualitasnya jelek. Mending pemerintah mikir bagaimana sembako bisa murah," ujarnya.

Kepala Seksi Pelayanan Sosial Dinakertransos KBB, Neni Handayani yang dihubungi secara terpisah mengungkapkan, Pemkab Bandung Barat sama sekali tidak dilibatkan dalam program BLSM. Penentuan warga yang berhak menerima BLSM berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS). Sedangkan distribusi kartu serta pencairan bantuan ditangani kantor pos. 

"Bahkan kita juga tidak memperoleh tembusan daftar nama penerima BLSM, sehingga ketika warga melakukan protes, sulit melakukan pengecekan, terlebih mengakomodasi keinginan warga. Kita hanya bertugas memonitor pelaksanaan saja," bebernya.

Ia menyatakan, hal tersebut sudah sesuai dengan aturan dari Menteri Dalam Negeri, bahwa pemkab hanya sebatas pengawas, tidak terlibat langsung dalam pembagian. Meski demikian, Neni tak memungkiri pembagian salah sasaran ada saja di KBB. "Bisa saja terjadi, karena itu 'kan mengacu pada data 2012. Jadi, mungkin ada yang sekarang tidak terdata lagi," imbuhnya.

Untuk menindaklanjuti masalah tersebut, pihaknya akan berkordinasi dengan pihak terkait seperti kantor pos, tenaga kesejahteraan sosial kecamatan (TKSK), dan camat mengenai proses pendistribusian. "Kita belum bisa lakukan evaluasi tentang monitoring, karena kita akan bahas dulu soal permasalahan di lapangan," tuturnya.

»»  READMORE...

Harga BBM Naik Wisatawan Kota Bandung Dan Cimahi Menurun

Naiknya harga bahan bakar minyak (BBM) diperkirakan menurunkan jumlah wisatawan domestik di Indonesia, tak terkecuali Kota Bandung dan Jawa Barat. Selama 3 bulan ke depan, wisatawan diperkirakan turun 30 persen."Naiknya harga BBM memang akan menurunkan kegiatan pariwisata sekitar 30 persen. Tetapi ini biasa dan akan kembali normal dalam 3 bulan," ujar Ketua Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Bandung, Syaiful Adi di sela-sela seminar nasional "Tantangan Kepariwisataan dalam Kajian Manajemen Destinasi dan Bisnis Pariwisata" di kampus STP Bandung, Jln. Setiabudhi, Rabu (26/6).

Diungkapkan Adi, dampak kenaikan BBM yang paling terasa di bidang transportasi. Selain tarif kendaraan umum, kendaraan pariwisata juga mengalami kenaikan. Para pelaku usaha penunjang pariwisata seperti restoran, kafe, dan penginapan, juga akan menyesuaikan harga setelah BBM naik. 

"Ini biasanya yang menjadi pertimbangan untuk melakukan perjalanan wisata. Sehingga sampai 3 bulan memang pasti akan ada penurunan wisatawan domestik. Kalau kita melihat Kota Bandung di akhir pekan lalu, sudah terlihat dampaknya. Wisatawan lokal tidak seramai seperti biasanya," paparnya.

Namun Adi mengatakan, untungnya kenaikan harga BBM hanya untuk premium dan solar. Sedangkan bahan bakar pesawat terbang, avtur tidak mengalami kenaikan. Jika avtur mengalami kenaikan harga, maspakai penerbangan dipastikan akan mengusulkan kenaikan tarif pesawat juga.

"Tetapi untuk kenaikan tarif pesawat memang harus melalui persetujuan IATA (The International Air Transport Association). Kalau sampai naik, bisa berpengaruh lebih buruk lagi," katanya.

Penurunan jumlah wisatawan ini, lanjut Adi, juga terjadi saat pemerintah menaikkan harga BBM tahun sebelumnya. Pada tahun 2005 dan 2008, saat terjadi kenaikan harga BBM, jumlah wisatawan menurun. Tetapi dalam 3 bulan kembali normal.

Sementara itu, seminar nasional yang digelar jurusan kepariwisataan ini membahas sejumlah hasil penelitian yang dilakukan mahasiswa. Di antaranya peluang bisnis di Geopark Merangin Jambi, tapak kawasan Dorak sebagai waterfront di Kab. Kepulauan Meranti, dan kajian stakeholder pengelolaan destinasi ekowisata di kawasan Ende, Kelimutu, Flores. 

Pada seminar tersebut, para mahasiswa juga mengundang pemangku kepentingan di setiap daerah yang diteliti.

»»  READMORE...

Sekolah Gratis Hanya Omong Kosong Belaka

Program sekolah gratis ternyata masih omong kosong dan hanya sebatas slogan. Buktinya, dana sumbangan pendidikan (DSP) maupun jenis iuran lain menjadi keharusan. Bahkan, bila belum dilunasi, rapor dan ijazah tidak bisa diterima siswa karena pihak sekolah menahannya.

Berdasarkan pantauan di lapangan, beberapa hari lalu, seorang ibu rumah tangga (IRT) terpaksa harus menggadaikan perhiasannya demi menebus ijazah anaknya di sebuah SMK di Kota Cimahi. Padahal ijazah tersebut sangat dibutuhkan anaknya untuk melamar pekerjaan. Berdasarkan pengakuan ibu rumah tangga itu, ijazah anaknya tidak bisa diambil karena ada iuran yang belum dibayar.

Di sebuah SMKN di Kota Cimahi. Seorang siswa mengaku tidak bisa menerima rapor kenaikan kelasnya karena belum membayar DSP. Padahal, siswa yatim piatu itu sudah menunjukkan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM). Setelah keluarganya datang, pihak sekolah memang memberikan rapornya. Tapi, di halaman daftar nilai semester dua dikosongkan.

Menanggapi kasus-kasus memprihatinkan di dunia pendidikan di wilayahnya itu, Wali Kota Cimahi, Hj. Atty Suharti Tochija berjanji untuk segera berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora). Ia mengatakan, DSP tidak boleh membebani siswa, apalagi berasal dari keluarga tidak mampu. 

"Sikap sekolah yang menahan rapor maupun ijazah tidak diperkenankan," katanya kepada wartawan di SMPN 2 Cimahi, Rabu (26/6). Ia menambahkan, pihak sekolah yang telah menahan rapor dan ijazah siswanya akan segera dipanggil.

Bahkan, dalam kesempatan itu, Atty mengharapkan, pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2013 tidak ada lagi pungutan DSP. Sebab, katanya, mulai tahun ajaran 2013/2014, Bantuan Operasional Sekolah (BOS) diberikan, tidak hanya untuk siswa SD dan SMP tapi juga SMA. Selain itu, pemerintah juga mengucurkan bantuan seperti beasiswa transisi, dan Bantuan Siswa Miskin (BSM).

Sementara itu, SMPN 1 Cimahi merupakan sekolah dengan passing grade tertinggi yaitu 26,55, diikuti SMPN 2 (26,35), dan SMPN 3 (25,85). Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdikpora Kota Cimahi Hj. Hartati mengatakan, passing grade tahun ini mengalami penurunan. 

dari 9.084 lulusan SD, sebanyak 45 pesen tertampung di SMP negeri dan sisanya bersekolah di SMP swasta.

»»  READMORE...

Wednesday, 26 June 2013

Harga Ayam Naik Drastis

Harga daging ayam di Pasar Atas Cimahi sudah berada di kisaran Rp 30.000-Rp 32.000/ kg. Kondisi ini sudah terjadi dalam sepekan terakhir dan diprediksi akan terus melambung mencapai Rp 35.000 pada saat bulan puasa nanti.

Hal itu diungkapkan penjual daging ayam di Pasar Atas Nurnaningsih (39). "Sekarang, harga daging ayam sampai Rp 30.000 per kilogram. Tapi di kios lain sudah ada yang menjual Rp 31.000 per kilogram dan untuk bagian dada dijual Rp 32.000 per kilogram.

Akibat kenaikan harga ayam, Nur mengaku omzet penjualannya mengalami penurunan hingga 50 persen. Sebelum harga naik, ia bisa menjual sebanyak 2 kuintal, tapi sekarang hanya 1 kuintal. "Mungkin daya beli masyarakat jadi turun karena kenaikan harga ini. Biasanya orang beli 1 kilogram, karena harganya mahal jadi beli setengah kilogram," tambahnya.

Menurut Nur, kenaikan harga daging ayam dinilai realistis seiring dengan kenaikan harga BBM. Karena pengiriman ayam dari daerah seperti Sukabumi dan Cianjur memerlukan biaya transportasi yang berkaitan langsung dengan harga BBM. "Kalau BBM naik, ya oto matis biaya pengiriman naik. Ini me mengaruhi harga daging ayam yang ikut naik," tambahnya.

Selain melemahkan daya beli masyarakat, kenaikan harga daging ayam juga menyulitkan para pedagang goreng ayam. Pasalnya keuntungan yang dikantongi semakin tipis. Seorang pemilik kedai timbel dan ayam goreng, Ribelly (43) mengaku, meski harga daging ayam naik, ia tidak dapat menaikkan harga. 

"Kasihan konsumen kalau harganya naik. Jadi lebih baik keuntungan tipis, sambil berharap harganya turun lagi," katanya.

Soal kemungkinan harga daging ayam naik lagi, Ribelly memastikan bakal tetap menjual timbel kompletnya Rp 8.000/porsi. "Paling menyiasatinya dengan mengurangi ukuran potongan ayam jadi lebih kecil lagi," ujar Belly.

»»  READMORE...

Tukang Becak Meninggal Akibat Kelelahan

Seorang penarik becak, Uum (70), ditemukan meninggal di samping becaknya, di Jln. Soekarno-Hatta dekat klinik khitan Paramedika, Selasa (25/6) pukul 09.00 WIB. Uum diduga meninggal karena kelelahan, selain usianya yang sudah tua. 

Kapolsekta Babakan Ciparay, Kompol Harli Hardiaman mengatakan, Uum diduga baru saja mengayuh becaknya. Di dekat lokasi, ia menepi dan beristirahat di sebuah warung. Di warung itu, warga Kampung Tengah RT 02/RW 09 Kel. Warung Muncang, Kec. Bandung Kulon itu sempat meminta air minum.

"Dia kemudian terdiam dekat becaknya, lalu jatuh dan tidak sadarkan diri. Pemilik warung mendekati, namun ternyata sudah meninggal," kata Harli, Selasa (25/6).

Ditambahkan Harli, dari keterangan saksi, Uum sejak semalam terus menarik penumpang dengan becak tuanya.

"Diduga dia kelelahan dan sepertinya kena angin duduk juga," ujar Harli seraya menambahkan, di kantong celana Uum ditemukan uang Rp 150 ribu.

Jenazah kakek yang mengenakan jaket hitam dan celana biru polet putih itu, tambah Harli, langsung dibawa ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung untuk visum. Namun identifikasi di lapangan, tidak ditemukan ada tanda penganiayaan pada tubuh korban.

»»  READMORE...

Buruh Minta UMK Di Naikan

Puluhan orang dari sejumlah elemen buruh, menyampaikan aspirasi kepada Pemerintah Kota Cimahi di Jln. Demang Hardjakusumah Cimahi, Selasa (25/6). Massa buruh menutut penyesuaian upah terkait kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang dinilai sangat memberatkan kehidupan buruh di Kota Cimahi.

Massa buruh yang datang ke Pemkot Cimahi sekitar pukul 09.30 WIB, tanpa diwarnai orasi maupun atribut demo seperti dilakukan sebelumnya. Karena tujuan mereka ingin berdialog langsung untuk menyampaikan aspirasinya. 

Massa dari Komite Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI), SBSI ‘92, Serikat Pekerja Nasional (SPN), Forum Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Kota Cimahi tersebut, diterima Sekda Bambang Ari Nugroho, dan Kepala Disnakertransos yang didampingi beberapa pejabat lainnya di ruang rapat Disnakertransos Pemkot Cimahi.

Ketua SBSI'92, Asep Djamaludin mengatakan, pihak buruh tetap menolak kenaikan harga BBM dan dispensasinya berupa Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM). Kenaikan harga BBM dampaknya sangat luas terutama kepada perekonomian masyarakat umumnya, sehingga menjadi pemicu melambungnya harga-harga kebutuhan pokok.

"Sementara BLSM, itu tidak ada bedanya dengan BLT (Bantuan Langsung Tunai) dulu. Adanya BLT tidak dapat meningkatkan daya beli masyarakat, malah sebaliknya mendorong sikap konsumtif masyarakat," ungkapnya.

Dampak kenaikan harga BBM, lanjut Asep, termasuk yang dirasakan kalangan buruh. Dengan upah minimum kota (UMK) 2013 Rp 1,3 juta, kenaikan harga BBM sangat memberatkan. Karena itu, pemerintah khususnya daerah harus memproteksi dampak kenaikan buruh tersebut melalui penyesuaian UMK buruh sekitar 40 persen dari UMK sekarang (Rp 1.388.333).

"Kita minta penyesuaian UMK sekitar 40 persen, sesuai dengan besaran kenaikan harga BBM yang mencapai sekitar 40 persen," tandas Asep sambil menambahkan, penyeusian UMK tersebut harus direkomendasikan oleh pemkot kepada para pengusaha.

Hal senada diungkapkan Ketua Kasbi Kota Cimahi, Minardi Bren. Menurutnya, masalah kenaikkan harga BBM bukan sekadar taat tidaknya terhadap kebijakan pemerintah. Persoalannya, seharusnya pemerintah mendengarkan rakyat yang merasakan dampaknya langsung.

Kepala Disnakertransos Kota Cimahi, Benny Bachtiar mengatakan, pihaknya sangat memahami apa yang disampaikan buruh terkait dampak kenaikkan harga BBM. Karena itu pihaknya telah merumuskan beberapa poin dari aspirasi yang disampaikan buruh tersebut.

Adapun rumusan aspirasi tersebut, yaitu pihaknya akan berupaya agar pengusaha tidak melakukan PHK, efisiensi biaya produksi, menaikkan biaya transportasi bagi karyawan, dan mengefektifkan forum bipartit dengan mengedepankan dialog.

"Poin-poin ini akan dibahas dalam forum Lembaga Kerja Sama (LKS) Tripartit Kota Cimahi, dan hasilnya akan kita sampaikan kepada wali kota," papar Benny.

»»  READMORE...

Monday, 24 June 2013

Oknum Bobotoh Yang Merusak Mobil Plat B Akan Di Usut

Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Bandung tengah memburu 6 orang yang diduga pelaku perusakan sejumlah kendaraan berpelat B pada Sabtu (22/6) lalu. Pelaku terungkap melalui closed circuit television (CCTV) di sekitar Jln. Pasteur. 

"Sudah ada enam orang yang terlihat melakukan perusakan di daerah Pasteur. Mereka sedang kita kejar,"tegas Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol. Sutarno di sela-sela seminar dan dialog "Konflik Sosial dan Anarkisme" di Unuversitas Langlangbuana Bandung, Jln. Karapitan, Senin, (24/6). 

Selain CCTV, Sutarno juga mengaku menggunakan hasil rekaman kamera foto untuk mengejar para pelaku lain di sejumlah titik lainnya. Salah satunya pengrusakan di Jln. Braga. 

"Ada juga yang merekam dengan kamera foto di daerah Jalan Braga. Tapi gambarnya gelap, karena malam jadi agak susah teridentifikasi," katanya.

Menurut Sutarno, aksi perusakan tersebut sudah mengarah pada tindak pidana kriminal karena merugikan orang lain. Sehingga kasus itu harus diusut tuntas. 

Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Martinus Sitompul berharap kelompok suporter, Viking Persib Club bisa membantu polisi menemukan pelaku perusakan sejumlah kendaraan yang terjadi Sabtu (22/6).

Martinus mengaku telah berkomunikasi dengan Ketua Umum Viking Persib Club, Heru Joko.

"Mereka (para pelaku, red) harus bertanggung jawab. Karena ini berhubungan dengan Persib dan bobotoh. Jangan sampai Persib dan bobotoh dirugikan hanya gara-gara ulah oknum bobotoh," ujarnya. 

Diungkapkan Martinus, pihaknya cukup memberikan perhatian besar terhadap kasus ini. Sebab secara tidak langsung dirinya juga dianggap sebagai "tersangka" akibat peristiwa tersebut.

"Saya ini diangkat sebagai Penasihat Viking. Berarti saya juga 'diduga terlibat' dalam kasus ini. Makanya saya minta kepada Heru (Ketua Umum Viking Persib Club) untuk mencari dan menyerahkan pelaku ke polisi," ujarnya.

Selain itu, polisi juga tengah mengusut meninggalnya Agus Wahyudi (41) akibat terkena lemparan batu oleh orang tak dikenal saat menumpangi mobil pelat B yang melintas di Tol Cipularang KM 79, Minggu (23/6) pukul 23.55 WIB. Batu ukuran besar mendarat dan menembus kaca depan kiri, tepat di mana Agus duduk di mobil Avanza B 1580 FKC itu.

Mobil yang ditumpangi Agus dan dikendarai Suryono tersebut melintas dari arah Bandung menuju Jakarta. Pelaku melakukan pelemparan dari jembatan yang diarahkan ke bawah.

Batu yang dilempar dari ketinggian sekitar tujuh meter itu mengenai korban yang duduk di samping sopir. Korban langsung dibawa ke RS Thamrin Purwakarta.

Agus merupakan warga Jalan Haji Murdan, RT 05/RW 07, Kelurahan Jatimulya, Kota Bekasi.

"Kami masih menyelidiki motif pelemparan. Dua orang sudah diamankan. Saat diamankan mereka dalam keadaan mabuk. Ditemukan beberapa botol minuman keras dan batu di tempat pelemparan," jelas Martinus.

»»  READMORE...

Kebutuhan Meningkat,Pegadaian Di Jadikan Solusi

Kantor Pegadaian Cabang Cimahi di Jln. Encep Kartawiria mulai diwarnai antrean warga yang hendak menggadaikan barang maupun memperpanjang pinjamannya. Kantor pegadaian diserbu warga menyusul meroketnya kebutuhan masyarakat akibat kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), tahun ajaran baru, dan jelang datangnya bulan Ramadan.

Kepala Cabang Pegadaian Cimahi, Bambang Nugroho, Senin (24/6), mengakui, volume transaksi mengalami kenaikan sekitar 10 persen. "Diprediksi, transaksi pegadaian akan meningkat pesat sampai pertengahan Juli menjelang Ramadan sampai Lebaran," kata Bambang.

Ia menyebutkan, kebanyakan barang yang digadaikan yaitu perhiasan dan logam mulia. Menurutnya, tingginya volume penggadaian perhiasan lantaran harga emas yang sedang turun dari Rp 450.000/gram menjadi Rp 420.000/gram. "Daripada menjual emas, lebih baik menggadaikannya. Selain emas, sejumlah barang elektronik juga digadaikan. Bagi para pelaku usaha mikro, kami juga menerima pegadaian BPKB motor," jelasnya.

Ia menyebutkan, setiap hari rata-rata dana pinjaman yang dikeluarkan untuk nasabah senilai Rp 300 juta. Minggu ini, katanya, nilai transaksi pinjaman sekitar Rp 330 juta/hari. Dana tersebut tidak hanya dari kas yang disediakan, tapi juga uang setoran nasabah. 

Selain di Pasar Atas, Pegadaian Cimahi memiliki 6 kantor cabang lain di Jln. Warung Contong, Jln. Tagog, Jln. Rancabelut, Jln. Cipageran, Jln. Cihanjuang, dan Jln. Ciwaruga.

Seorang nasabah pegadaian, Atin (39), warga Citeureup menyatakan, peran pegadaian sangat membantu di masa-masa sulit seperti sekarang. "Saya mau memperpanjang karena memang banyak keperluan. Harga-harga pada naik. Selain itu, untuk keperluan sekolah anak saya dan menebus ijazah anak saya di SMK karena masih ditahan soalnya belum melunasi bayaran sekolah," ungkapnya.

Ia lebih memilih menggadaikan antingnya senilai Rp 600.000 dibandingkan menjualnya. "Kalau dijual nantinya susah beli lagi. Tapi kalau digadaikan, kalau sudah ada uang kan bisa ditebus," ungkapnya.

»»  READMORE...

Sunday, 23 June 2013

Harga Tarif Angkot Di Cimahi Mulai Naik

Kendati pemerintah belum mengeluarkan kebijakan tarif angkutan pascakenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), hampir semua angkutan kota (angkot) di Kota Cimahi sudah berinisiatif menaikkan tarif. Bahkan, tarif baru tersebut dipasang di bagian pintu belakang agar terbaca oleh penumpang.

Berdasarkan pantauan di Terminal Pasar Atas, Jln. Kolonel Masturi, Minggu (23/6), salah satu trayek angkot yang sudah memasang tarif baru yaitu Cimahi-Permata. Dari daftar tarif di angkot tersebut disebutkan, untuk jarak dekat dikenakan tarif Rp 2.000 dari sebelumnya Rp 1.500. Sedangkan jarak paling jauh yaitu Pasar Atas-Permata Rp 4.000 dari tarif semula Rp 3.000.

Trayek lain yang sudah memberlakukan tarif baru adalah Cimahi-Cisarua, Cimahi-Cidahu, Cimahi-Ciuyah, dan Cimahi-Cilame. Rata-rata, kenaikan tarifnya Rp 500 untuk jarak dekat. Sedangkan trayek Cimahi-Leuwipanjang dari Rp 4.000 menjadi Rp 5.000.

Seorang sopir angkot Cimahi-Leuwipanjang, Febri (23) mengaku, penyesuaian tarif sudah diberlakukan sejak Sabtu (22/6). "Organda Kota Bandung langsung melakukan penyesuaian tarif. Jadi, tidak asal-asalan karena bensin juga kan sudah naik, masal ongkos masih tetap sama," ujarnya.

Selain penyesuaian harga BBM, kenaikan tarif juga dipicu kenaikan setoran dari Rp 100.000 menjadi Rp 110.000/hari. "Alhamdulillah sejak kenaikan tarif dua hari ini tidak memengaruhi penumpang. Hanya banyak penumpang yang enggak ngerti dan tetap bayar dengan tarif lama," ujarnya.

Keluhan serupa diungkapkan Ucil (30), sopir angkot trayek Cidahu-Pasar Atas. Ia menuturkan, selama dua hari sejak kenaikan premium dan solar, para penumpang kebanyakan masih membayar dengan tarif lama. 

Sementara itu, seorang petugas pelaksana retribusi di Terminal Pasar Atas, Eman Rukman mengatakan, Pemkot Cimahi belum mengeluarkan ketentuan penyesuaian tarif angkot. Kalaupun ada angkot dalam kota yang sudah dipasangi daftar tarif baru, katanya, hal itu merupakan inisiatif sendiri.

"Ketentuan tarif baru memang belum dikeluarkan. Tapi kebanyakan angkot melakukan inisiatif, karena kasihan juga para sopir mereka harus membeli bensin yang sudah lebih dulu naik," katanya.

Ia menilai tindakan para sopir angkot itu merupakan hal yang wajar. "Rata-rata kenaikan tarif angkot sekitar 30 persen dari tarif lama," kata Eman.

»»  READMORE...

Hasil Quick Count Sementara PilWalKot Bandung

Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung Ridwan Kamil-Oded M Danial melesat meninggalkan 7 pasangan lainnya berdasarkan hasil quick count yang digelar oleh Jaringan Suara Indonesia (JSI), Minggu (23/6/2013). Pasangan nomor urut 4 ini memperoleh suara tertinggi yaitu diatas 40 persen, sementara yang lain menyusul di angka belasan persen.

Metodologi quick count yang dilakukan yaitu dengan menyebar Relawan di 270 TPS dari 4.118 TPS yang ada.

"Sample menyebar proporsional dan dipilih secara acak di seluruh kecamatan. Dengan sampling eror kurang lebih 1 persen," ujar Eka Kusmayadi, Direktur Riset JSI dalam konferensi pers di Grand Hotel Preanger Jalan Asia Afrika, Minggu (23/6/2013).

Hingga pukul 15.30 WIB, data sampling yang masuk sudah mencapai persen 99,26 persen atau 268 TPS atau hanya tinggal 2 TPS yang belum memasukkan datanya.

Berdasarkan nomor urut, berikut perolehan sementara para pasangan di Pilwalkot Bandung:

1. Edi Siswadi-Erwan Setiawan: 17,64 persen
2. Wahyudin Karnadinata-Toni Apriliani: 8,07 persen
3. Wawan Dewanta-M Sayogo: 2,16 persen
4. Ridwan Kamil-Oded Danial: 44,57 persen
5. Ayi Vivananda-Nani Suryani: 15,35 persen
6. MQ Iswara-Asep Dedi Ruyadi: 7,93 persen
7. Budi Setiawan-Rizal Firdaus: 2,94 persen
7. Bambang Setiadi-Alex Tahsin: 1,34 persen

"Tanpa bermaksud mendahului keputusan KPU, kami mengucapkan selamat pada pasangan Rido," tutur Fajar S Tamin Wakil Direktur JSI.

Ia mengatakan, perolehan suara Rido merupakan pencapaian yang tertinggi sepanjang yang ia ketahui dalam ajang pilkada. Menurutnya, Rido banyak dipilih karena dianggap menjadi sosok yang komplit untuk perubahan Kota Bandung.

"Angka spektakuler pasangan ini bisa mendapatkan suara diatas 40 persen. Dengan kondisi ini kami melihat publik menginginkan perubahan yang komplit yang ada di nomor 4," katanya.

»»  READMORE...

Saturday, 22 June 2013

Hasil Penghitungan Cepat PilWalkot Bandung

Dalam Pilkada Bandung ini masing-masing kandidat perlu mengumpulkan minimal 30% suara dan menempati peringkat teratas agar dapat menang.  Merujuk hasil survey yang digelar sepekan jelang pemungutan suara, RK - Oded untuk sementara masih unggul dalam hal elektabilitas. Dengan elektabilitas sebesar 35,27%, RIDO pada dasarnya berpeluang memenangkan Pilkada cukup satu putaran.
Namun keunggulan tersebut tidak mutlak sebab masih ada 30,20% responden yang belum menentukan pilihan. Kelompok ini dinamakan swing voters dan dapat sewaktu-waktu mengubah hasil Pilkada. Sehingga masih sangat mungkin jika RK-Oded tersusul atau Pilkada terjadi dua putaran.
Meski peluang putaran kedua tetap terbuka, namun sebenarnya warga Bandung menginginkan Pilkada hanya berlangsung satu putaran saja. Hal ini tercermin dari hasil survey dimana % responden mengaku tidak bersedia jika Pilkada berlangsung dua putaran.
Jika kemudian tidak yang melebihi 30% toh putaran kedua tetap harus digelar. Akan tetapi, lebih dari 50% responden mengaku tidak akan mengubah pilihannya. Hal ini tentu merupakan angin segar bagi kandidat yang lebih diunggulkan.
Untuk memastikan hasl tersebut, INSTRAT juga melakukan survey dengan mensimulasikan posisi ketika putaran kedua harus berlangsung. Dua tiga pasangan yang memiliki peluang besar dan masing-masing dikompetisikan secara head to head.
Dari hasil simulasi head to head tersebut dapat diliat bahwa ternyata responded tetap lebih memilih candidate Ridwan Kamil - Oded M Danial sebagai capon Walikota dengan keunggulan yang cukup jauh. Keunggulan tersebut dapat dilihat baik ketika RIDO dihadapkan dengan AYINANI maupun ESWAN. Sedangkan jika yang maju ke putaran kedua adalah ESWAN dan AYINANI keduanya memiliki peluang yang cukup sama, meski ESWAN dapat unggul tipis.
Dengan melihat data tersebut, dapat diambil kesimpulan bahwa peluang RIDO masih tetap lebih besar untuk memenangkan Pilkada Kota Bandung. Tinggal waktu yang akan menjawab prediksi tersebut. Apakah RIDO berhasil mengamankan keunggulannya sampai detik terakhir pemungutan suara, ataukah kandidat lain mampu menyalip di tikungan terakhir. Warga Bandung akan menjadi penentu di tanggal 23 Juni 2013.
Tamat - nantikan tulisan selanjutnya setelah Pemungutan Suara 23 Juni 2013
Tulisan Sebelumnya :
Bandung Mencari Walikota Kelas Dunia
Mengukur Keberhasilan Kampanye
Ridwan Kamil - Oded Disukai karena Dinilai Paling Bersih
Unjuk Kesolidan PKS dan Gerindra

»»  READMORE...

Hasil Penghitungan Suara Pilwalkot Bandung

Lembaga Survei Indonesia Research Center (IRC) merilis hasil survei terbarunya di Pilwalkot Bandung 2013. Survei itu dilakukan oleh tim sejak 25 hingga 30 Mei lalu.

Peneliti IRC, Agus Sudibyo mengatakan, dari hasil survei tersebut pihaknya memprediksi Pilwalkot yang diikuti oleh delapan pasangan ini akan berlangsung selama dua putaran.

“Hal itu karena tidak ada satu pun calon yang meraih hasil di atas 30 persen. Bahkan kandidat yang paling banyak dipilih yakni Ridwan Kamil-Oded M Danial (Rido) hanya medapat 23,8 persen,” terangnya kepada wartawan di salah satu café di kawasan Dago, Senin (10/6/2013).

Dalam survei itu, posisi kedua ditempati oleh pasangan Ayi Vivananda-Nani Suryani ‘Rosada’ dengan raihan 20,6 persen. Pasangan Edi Siswadi-Erwan Setiawan (Eswan) peringkat tiga dengan memperoleh 13 persen. Dan keempat, pasangan MQ Iswara-Asep Dedy Ruyadi (Ide) dengan 3,4 persen.

Sedangkan empat posisi terbawah ditempati oleh seluruh pasangan independen dengan urutan Budi Setiawan-Rizal Firdaus (3 persen), Bambang Setiadi-Alex Tahsin (1,6 persen), Wahyudin Karnadinata-Tonni Apriliani (0,4 persen), dan Wawan Dewanta-M Sayogo (0,4 persen).

“Pasangan Rido banyak dipilih karena dianggap mampu menyelesai permasalahan di Kota Bandung dengan persentase 23,2 persen. Sedangkan pasangan Ayi-Nani hanya dipercaya 14,4 persen saja,” jelasnya.

Menurutnya, meski Ridwan dianggap belum berpengalaman dalam berbirokrasi namun 20 persen responden menganggap dirinya bisa mengatasi permasalahan seperti banjir, sampah, drainase, kesenian, dan kebudayaan.

Dalam survei itu, IRC melibatkan 500 responden dengan metode penarikan sampel secara acak bertingkat, dengan margin error 4,2 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

»»  READMORE...

Hasil quick count Pilwalkot Bandung

Pelaksanaan kampanye yang berlangsung hingga 19 Juni itu pun mendapat pengawalan dan pengamanan ketat dari aparat kepolisian. Tak kurang dari 3.072 anggota Polrestabes Bandung disiagakan guna mengamankan perhelatan demokrasi lima tahunan di Kota Bandung tersebut. Rupanya aparat keamanan tak mau kecolongan dengan terjadinya kericuhan selama digelarnya kampanye, dan ingin tetap menjaga kondusivitas Kota Bandung. Saking khawatirnya, sampai-sampai Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Abdul Rakhman Baso mengeluarkan imbauan agar para aktivis baik dari kalangan masyarakat maupun mahasiswa untuk tidak berunjuk rasa selama digelarnya kampanye.

Ini memang hanya sebatas imbauan, bukan larangan apalagi pemberlakuan kondisi darurat. Namun, imbauan tersebut terasa menggelitik nalar kita yang hidup di negara demokrasi, yang menjunjung tinggi demokrasi. Karena itu, tak salah juga jika imbauan kepolisian Kota Bandung ini pun mendapat kritikan pedas dari kalangan aktivis. Sejatinya, unjuk rasa memang sebuah media penyaluran aspirasi yang dilindungi UU, bahkan dijamin dalam UUD 1945 yang berlandaskan dasar negara Pancasila. Kebebasan menyampaikan pendapat di muka umum pun termaktub dalam Deklarasi Universal Hak-Hak Asasi Manusia PBB tentang Kemerdekaan Mengeluarkan Pendapat, tepatnya pada Pasal 19 bahwa, ”Setiap orang berhak atas kebebasan mempunyai dan mengeluarkan pendapat ….”.

Dalam Pancasila, kebebasan menyatakan pendapat dijamin pada sila keempat. Sedangkan dalam UUD 1945 jelas dinyatakan di Pasal 28. Perintah UUD itu pun diimplementasikan melalui UU No 9/1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum. Dalam Pasal 9 sampai 14, disebutkan bentuk dan cara-cara penyampaian pendapat di muka umum. Tentunya dalam UU tersebut pun dimuat sejumlah rambu atau larangan dalam penyampaian pendapat di muka umum. Yang tak kalah penting juga, di sana dinyatakan dengan jelas soal sanksi yang bisa dilakukan polisi terhadap para pengunjuk rasa. Dengan demikian, jelas sudah bahwa unjuk rasa merupakan sesuatu yang halal dilakukan masyarakat, termasuk di tengah-tengah digelarnya kampanye pilwalkot. Dengan syarat telah memenuhi ketentuan.

Untuk itu, polisi pun harus berpedoman pada undang-undang. Unjuk rasa, silakan asal sesuai ketentuan. Dan jika melanggar aturan perundang-undangan, polisi berhak bahkan wajib menjatuhkan sanksi dengan membubarkan unjuk rasa, bahkan hingga memidana para pengunjuk rasa jika melanggar ketentuan hukum. Karena, inilah Indonesia, negara hukum yang demokratis.
»»  READMORE...

Bis Persib Di Lempari The Jak Mania Pertandinganpun Batal di Gelar

Duel Persija Jakarta kontra Persib Bandung dalam lanjutan Liga Super Indonesia (ISL) yang rencananya akan digelar Sabtu sore ini, 22 Juni 2013, jam 15.30 WIB batal digelar. Bus yang membawa rombongan pemain Persib mendapat serangan dalam perjalanan.

Serangan yang dialami rombongan Persib Bandung ini disampaikan oleh manajer Persib Bandung, Umuh Mochtar. 

"Kami mendapat serangan dalam perjalanan, dan kami sempat harus berhenti di km 19 tol Cikampek," kata Umuh Mochtar kepada ANTV.

Seperti dilansir dari situs resmi klub, sekitar 10 orang yang mendatangi bus PERSIB melempari dengan batu dari sisi kiri bus. Akibatnya para pemain tampak terkejut dengan serpihan kaca tampak berantakan di dalam bus.

Manajer Persib, Umuh Muchtar mengecam aksi brutal sekelompok orang kepada bus yang digunakan rombongan Persib tersebut. 

"Kita salah apa? Pemain kita terluka. Mau kembali tidak ada jaminan," ucap Umuh dalam situs resmi klub.

Usai kejadian ini, rombongan Persib masih tertahan dan belum memutuskan untuk ke SUGBK atau tidak. Maung Bandung masih menunggu jaminan keamanan untuk bisa meneruskan laga melawan Persija Jakarta, malam hari nanti.

»»  READMORE...

Sunday, 16 June 2013

2 orang tewas,truk menimpa rumah

Dua orang penghuni rumah dilaporkan tewas karena badan mereka terhimpit kontainer yang nyelonong masuk ke dalam rumah. Keduanya masing-masing adalah Juaeriah (69), dan Rega Aditya (13 bulan). 

"Kedua korban saat itu tengah duduk di dalam rumah. Mereka meninggal di lokasi kejadian," ujar Kanit Laka Satlantas Polres Cimahi, Ipda Asep Ratman, Minggu (16/6).

Kecelakaan maut terjadi di ruas Jalan Raya Purwakarta-Cikalongwetan, tepatnya di RT 02/03, Kampung Kadudampit, Desa Cisomang Barat, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Minggu (16/6). Sebuah mobil kontainer bermuatan kapas yang hilang kendali menyeruduk rumah warga.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribun, peristiwa kecelakaan itu bermula saat truk kontainer dengan pelat nomor B 9397 AFF yang tengah melaju kencang dari arah Purwakarta menuju Bandung berusaha untuk menghindari tabrakan dengan sebuah mobil angkutan kota (angkot) yang berhenti mendadak.

»»  READMORE...

Thursday, 13 June 2013

Kecelakaan di padalarang tewaskan 2 orang

PADALARANG (GM) - Dua orang tewas dalam kecelakaan di dua lokasi berbeda di wilayah Kabupaten Bandung Barat (KBB), Kamis (13/6). Nyawa pertama terenggut dalam kecelakaan yang terjadi di ruas jalan Tol Cipularang, tepatnya di Km 110, Kecamatan Cikalongwetan, sekitar pukul 12.00 WIB. Sebuah mobil travel City Trans terbalik di jalur 2 arah Jakarta menuju Bandung. Satu nyawa lainnya melayang di Jalan Raya Padalarang, Kampung Andir, Desa Ciburuy, Kecamatan Padalarang, ketika seorang pengendara sepeda motor tergilas truk sekitar pukul 13.20 WIB.

Di jalan Tol Cipularang, kecelakaan terjadi sekitar pukul 12.15 WIB. Sebuah mobil travel bernomor polisi D 7833 AK yang tengah melaju kencang, menabrak pembatas jalan sebelah kiri, sebelum terbang dan terguling di tengah jalan dengan posisi roda kiri berada di atas.

Traffic Services Manager Jasa Marga Tol Purbaleunyi, Andrie Koestiawan menuturkan, seorang penumpang mobil City Trans tewas dan enam penumpang lainnya mengalami luka-luka. Korban meninggal dunia bernama Yosep Permana Arifin (36), warga Blok 1 RT 03/RW 07 Kompleks Bina Marga, Kota Bandung.

Yosep mengalami luka cukup parah pada bagian kepala karena sempat tergencet badan mobil. "Korban meninggal setelah sampai di rumah sakit," katanya. Enam penumpang lain dan sopir City Trans bernama Agus Hermawan (31), warga Gg. Gagak Dalam 2, Kota Bandung, hanya mengalami luka-luka. 

Kanit Laka Polres Cimahi, Ipda Asep Ratman menduga, kecelakaan terjadi karena sopir mengemudikan kendaraannya dengan kecepatan tinggi. Kondisi jalan yang licin setelah diguyur hujan deras, membuat kendaraan oleng dan kemudian nyelonong ke pembatas jalan sebelum akhirnya terguling. "Dugaan sementara ban mobilnya selip sehingga langsung oleng dan terguling. Sopir tidak mengantuk," katanya.

Asep menuturkan, mobil travel sempat tertabrak truk yang datang dari belakang. Karena jarak tronton sudah terlalu dekat dengan mobil travel yang terguling, tronton itu sempat pula menghantam mobil yang sudah terguling.

Untuk memastikan penyebab kecelakaan maut tersebut, pihaknya telah mengamankan pengemudi mobil travel untuk dimintai keterangan lebih lanjut. 

Sementara itu, di Jalan Raya Padalarang, tepatnya di Kampung Andir RT 01/RW 04 Desa Ciburuy, Kecamatan Padalarang, seorang pelajar bernama M. Rizal, warga Kampung Peuntas RT 02/RW 03 Desa Tagogapu, Kecamatan Padalarang, tewas di tempat setelah tergilas truk tronton.

Kasatlantas Polres Cimahi, AKP Irwansyah menuturkan, Rizal dibonceng temannya, Weli Muhamad Fauzi dengan motor Supra Fit nopol D 5617 UAW. Saat itu keduanya melaju dari Cipatat menuju Padalarang dengan kecepatan tinggi.

"Diduga, saat akan menyusul, ada kendaraan lain di depannya. Saat akan kembali ke jalurnya, menabrak bagian belakang mobil," katanya.

»»  READMORE...

Polisi tembak 7 pelaku curanmor

  Satuan Reskrim Polres Cimahi membekuk 12 tersangka anggota jaringan pencurian sepeda motor (curanmor). Dari 12 tersangka itu, 7 di antaranya terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas karena melakukan perlawanan saat penangkapan.

Kapolres Cimahi, AKBP Anwar menjelaskan, 12 tersangka yang diciduk berasal dari dua kelompok berbeda. Sembilan orang kelompok Lampung dibekuk oleh tim khusus (timsus), masing-masing FJ, DS, Jun, IH, SS, AR, Luk, Kas, dan Bud. Sedangkan 3 orang lainnya dilumpuhkan oleh unit ranmor berasal dari Cianjur, yaitu CS, Ii, dan DS. Ketiganya didor petugas usai mencuri di Pasar Antri dan Pasar Atas.

Dari penangkapan dua kelompok itu, polisi mengamankan 4 unit sepeda motor, 2 kunci astag, 16 mata astag, 3 kunci motor palsu, 1 pelat nomor, dan 1 senjata api (senpi) rakitan jenis revolver.

Anwar mengatakan, kelompok Lampung ditangkap berdasarkan hasil penyelidikan petugas bulan Mei lalu. Petugas mendapat informasi dari warga bahwa di Jln. Encep Kartawiria ada beberapa orang yang dicurigai melakukan pencurian motor. Setelah ditelusuri, mereka sudah mencuri di dua tempat, yaitu di Jln. Encep Kartawiria dan Kp. Ciuyah, Kel. Citeureup. Dari penangkapan itu, petugas menemukan senpi rakitan di dalam tas milik FJ.

Sedangkan kelompok asal Cianjur digelandang ke Mapolres pada Rabu (12/6). "Kelompok Cianjur ini sudah lama menjadi target operasi karena merupakan spesialis pencuri motor di pasar-pasar Cimahi seperti Pasar Antri dan Pasar Atas yang memang rawan pencurian," jelas Anwar kepada wartawan di Mapolres Cimahi, Jln. Amir Machmud, Kamis (13/6).

Dikatakannya, motor hasil curian itu biasanya dijual seharga Rp 2 juta - Rp 3 juta per unit. Ia menambahkan, polisi akan terus mengembangkan kasus ini. Atas perbuatannya para tersangka terancam hukuman 7 tahun penjara karena melanggar pasal 363 KUHPidana.

Sementara itu, tersangka DS mengaku, sebelum ditangkap, ia mencuri sepeda motor di Pasar Antri pada pukul 03.30 WIB. Setelah di Pasar Antri, ia mencari sasaran lain di Pasar Atas sekitar pukul 05.30 WIB. Di sana ia mencuri sepeda motor dan dibawa ke kosannya. Namun pagi itu polisi sudah mengendus pergerakannya. 

"Saya akhirnya ditangkap di gang dekat kosan. Selama ini hasil curian dijual ke Cianjur," katanya.

Tersangka lain, FZ asal Lampung mengaku memiliki senpi rakitan karena tak sengaja menemukannya di belakang sekolah. "Saya hanya nemu di belakang sekolah. Senpi itu ada di dalam tas beserta pelurunya," akunya.

FZ kerap menggunakan senpi itu untuk menakut-nakuti korban saat merampas sepeda motor.

»»  READMORE...

Wednesday, 12 June 2013

BBM belum naik,sebagian buruh sudah ada yang di phk

Rencana penetapan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi sudah berdampak negatif pada kaum buruh. Sekitar 75 buruh di Kota Cimahi, Jawa Barat sudah diberhentikan. Alasannya diduga cuma karena dampak harga BBM yang akan naik.

"Ini baru akan naik saja sudah berdampak besar kepada kaum buruh, apalagi kalau naik," kata Ketua SBSI 1992 Jawa Barat, Ajat Sudrajat, di sela aksi penolakan kenaikan harga BBM di depan Kantor Pertamina Unit III Cabang Bandung, Rabu (12/6).

Kini serikat buruh sedang berusaha mengadvokasi kasus tersebut. Sebab pemberhentian sepihak itu tidak ada alasan jelas. Padahal buruh tersebut sangat membutuhkan pekerjaan. "Alasannya diduga cuma karena kondisi sedang sulit dan terpaksa memberhentikan karyawan," terangnya.

Menurut dia para buruh yang diberhentikan itu berasal dari perusahaan tekstil di daerah Cibaligo, Kota Cimahi. "Kejadiannya sudah tiga minggu lalu, sampai sekarang kita kawal kasus itu," ujarnya.

Dengan kondisi tersebut Ia mengaku khawatir buruh di Jawa Barat kian terpuruk dengan adanya kenaikan harga BBM. Karena selama ini jumlah buruh di sana sangat besar. "Ini jadi kekhawatiran kami selama ini, bayangkan kalau ada PHK besar-besaran makin banyak jumlah yang menganggur," tandasnya.

Oleh sebab itu, buruh menolak kenaikan BBM. Kalau pun ada kenaikan upah kata dia itu tidak akan mencukupi, karena kenaikan juga tidak akan merata dan jumlahnya hanya mencapai 10 persen. "Persentase kenaikan biaya hidup akan dialami lebih parah karena naiknya biaya produksi di perkotaan," katanya.

Dia mengancam jika BBM jadi dinaikan akan menyegel pom bensin yang ada di Bandung Raya. Mereka juga berencana akan menyegel Depot Pertamina di Padalarang, Kabupaten Bandung Barat.

Pantauan merdeka.com, hingga pukul 12.30 WIB, mereka yang didominasi dengan pakaian hijau masih terus melakukan orasi. Sedangkan perwakilan mereka sedang beraudiensi. Mereka yang berjumlah sekitar seratusan orang sempat terlibat aksi saling dorong dengan polisi yang berjaga.

»»  READMORE...

Tuesday, 11 June 2013

Banjir bikin macet

AMIR MACHMUD (GM) - Hujan yang terjadi sekitar satu jam pada Selasa (11/6) antara pukul 14.30-15.30 WIB, praktis melumpuhkan sebagian arus lalu lintas Kota Cimahi. Akibat hujan lebat, banjir cileuncang menyergap sejumlah ruas jalan. Dampaknya, arus kendaraan padat merayap dan kemacetan di daerah tersebut.
Genangan cileuncang tampak di Jln. H.M.S. Mintaredja (Baros), Jln. Stasiun, Jln. Sudirman, Jln. Jend. Amir Mahmud, dan Jln. Pasirkaliki. Dari beberapa titik banjir itu, kondisi paling parah terjadi di wilayah Pasirkaliki dan di Amir Mahmud, pertigaan Cihanjuang, dan Cilember. Di sana, ketingggian air setinggi 30-50 cm. Dengan ketinggian itu, tidak sedikit pengemudi sepeda motor yang terpaksa mendorong kendaraannya akibat mogok.

Kemacetan di Jln. Cilember bukan hanya karena banjir, tapi banyaknya sepeda motor yang berteduh di bawah jembatan. Kondisi ini semakin menambah parah kemacetan karena badan jalan malah dipakai tempat berteduh.

Kawasan Melong dan Jln. Cibaligo juga kebagian banjir kiriman. Bahkan, meski hujan sudah reda, banjir masih menggenang jalanan dan masuk rumah penduduk setinggi paha orang dewasa
. Akibatnya, lalu lintas dari Jln. Cibaligo sampai Sasak Golkar lumpuh.

"Ini merupakan banjir yang terjadi kesekian kalinya. Tapi tetap saja tidak ada upaya pemerintah untuk membereskan kabel-kabel di bawah jembatan," kata Ketua RW 02 Kelurahan Melong, Arifin.

Menurutnya, bila kabel-kabel milik perusahaan negara itu tetap berada di badan sungai, maka akan tetap memperparah kondisi banjir di wilayahnya. "Sebenarnya warga sudah mendapatkan bantuan 4 pompa penyedot air. Tapi kalau banjir ya percuma, warga harus menunggu air sampai surut karena genangan air kan dibuang ke sungai," jelasnya.

Arifin berharap, pemerintah memberikan solusi nyata dalam mengatasi banjir di wilayahnya. "Kami berharap ada koordinasi lintas daerah antara Kota Cimahi, Bandung, dan Kab. Bandung dalam mengatasi masalah banjir di wilayah ini," kata Arifin. 

Sementara itu, Jalan Raya Cimindi, tepatnya di bawah jalan layang tak bisa dilalui kendaraan bermotor, akibat tergenang banjir setinggi hampir 1,5 meter. Akibatnya, kemacetan parah mulai dari fly over hingga perbatasan Jln. Rajawali-Jalan Raya Cimahi Timur tak terhindarkan.

Bukan hanya jalan, beberapa rumah yang berada di pinggir Jalan Raya Cimindi ikut terendam setinggi hampir satu meter. Sementara sejumlah kendaraan terutama angkot yang memaksa menerebos genangan banjir, tak mampu melanjutkan lajunya karena mogok. 

Sejumlah petugas kepolisian dari Satlantas Polres Cimahi pun terlihat berupaya mengurai kemacetan. Selain padatnya kendaraan, perilaku pengendara yang saling mendahului memperparah kemacetan sehingga sulit diurai. 

"Kita terjunkan banyak petugas. Tapi, karena yang ke arah Bandung menjadi satu jalur, ditambah perilaku pengendara yang ingin mendahului, jadi crowded," ujar Kasatlantas Polres Cimahi, AKP Irwansyah.

»»  READMORE...

BANJIR di jln industi

Hari ini hujan turun sangat lebat dari pukul 3 sore waktu yang lalu sehingga berakibat pasangnya air sungai dan tak terelakan lagi banjir pun terjadi
Banjir di jalan industri mengakibatkan kemacetan yg cukup panjang dikarenakan air yg mengalir di jalan cukup deras sehingga membuat pengendara harus extra hati hati untuk melewatinya
Tak banyak pula pengendara sepeda motor mengalami mogok sehinga menambah kemacetan
Oleh karna itu bagi pengendara yang melewati jalan industi di waktu banjir harus berhati hati.

»»  READMORE...

Monday, 10 June 2013

Perbaikan jalan di bandung barat molor

Sebanyak 15 paket dari 22 paket lelang perbaikan jalan di Dinas Bina Marga dan Pengairan di Kabupaten Bandung Barat (KBB) sudah tuntas digelar, sementara sisanya yang 7 paket lagi gagal dalam proses lelang sehingga terpaksa harus dilakukan lelang ulang. Kenyataan itu dikhawatirkan akan berdampak kepada molornya target perbaikan beberapa ruas jalan kabupaten di wilayah KBB. Pemkab Bandung Barat sebelumnya menargetkan perbaikan jalan tersebut bisa tuntas sebelum Lebaran nanti, sehingga bisa dimanfaatkan oleh para pemudik. 

"Memang ada tujuh paket yang gagal tender, sehingga harus diulang lagi. Sementara 15 paket lelang yang pemenangnya sudah ada, bisa langsung mengerjakan perbaikan jalan," tutur Kepala Bidang Pembangunan Pemeliharaan Jalan dan Jembatan pada Dinas Bina Marga dan Pengairan KBB, L.M. Arummawati di Batujajar, Senin (10/6).

Arum menjelaskan, bahwa gagalnya 7 paket lelang tersebut bukan disebabkan tidak adanya peserta lelang, tapi karena faktor teknis saja. Seperti kesalahan administrasi pada dokumen kontrak, ketidaksesuaian material bahan baku dengan material yang diminta, dan kesalahan penawaran. Karena itu pihaknya sudah menginstruksikan untuk segera dilakukan lelang ulang, sebab bila dibiarkan berlarut-larut bisa menghambat proses perbaikan jalan yang awalnya dilakukan secara serempak.

"Bukan karena tidak ada peserta lelangnya, tetapi karena ada kesalahan administrasi saja. Makanya harus diadakan lelang ulang," ujarnya.

Lebih lanjut Arum menuturkan, proses pelelangan ulang akan berbarengan dengan tujuh paket perbaikan jalan bantuan Gubernur Jawa Barat, sehingga totalnya ada 14 paket lelang ulang.

Ditambahkan, ketujuh paket bantuan dari Gubernur Jabar tersebut merupakan usulan di tahun 2012, namun baru direalisasikan tahun ini. "Tujuh paket bantuan dari gubernur tersebut menghabiskan anggaran sekitar Rp 8,3 miliar. Namun, proyeknya hanya untuk bagian konstruksi," jelasnya. 

Masih kata Arum, ruas jalan yang diperbaiki yakni jalur Tugulaksana-Pagerwangi, Cihampelas-Tanjungjaya, Pasir Tengah-Situwangi, Citapen-Ciraden, Purabaya-Jati, Parongpong-Lembang, dan Padalarang-Cisarua.

"Saat ini sisa 7 paket perbaikan jalan yang gagal lelang disatukan dengan tujuh paket bantuan dari Gubernur Jabar, sehingga totalnya ada 14 paket lelang.

Sementara untuk 15 paket perbaikan jalan yang sudah melalui proses lelang dan sudah ada pemenangnya, lanjutnya, yaitu berupa pemeliharaan jalan-jalan yang sudah ada di KBB. "Intinya semua paket yang sudah dilelangkan merupakan pemeliharaan jalan kabupaten yang ada di wilayah utara dan selatan.

»»  READMORE...

Kecelakaan di tol cipularang tewas 3 orang

Sebuah kecelakaan
 maut terjadi di jalan Tol Cipularang/Purbaleunyi tepatnya di KM 87.400 wilayah Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta. Enam kendaraan terlibat dalam sebuah tabrakan beruntun, dini hari tadi sekitar pukul 02.45 WIB.
kecelakaan maut tersebut bermula saat sebuah bus pariwisata Symphonie dengan pelat nomor K 1646 BB yang tengah melaju kencang dari arah Bandung menuju Jakarta menabrak mobil Toyota Avanza yang ada di depannya.
Andrie Koestiawan, Traffic Services Manager Tol Purbaleunyi
 mengatakan mobil Toyota Avanza berpelat B 1481 PFP yang hilang keseimbangan akibat diseruduk bus pariwisata itu kemudian menabrak mobil Daihatsu Xenia yang merupakan kendaraan dinas TNI AD dengan pelat nomor 1086-02.
Saking kencangnya serudukan bus Symphonie itu, mobil Avanza itu juga menabrak bus Medal Sekarwangi dengan pelat nomor B 7303 XA. Bus itu kemudian menabrak mobil Nissan Grand Livina R 9449 HS yang ada di depannya.
"Mobil Grand Livina itu kemudian menabrak sedan Timor berpelat nomor D 1419 DJ. Jadi semuanya ada enam kendaraan yang terlibat dalam tabrakan beruntun itu," jelas Andrie kepada Tribun Jabar, Senin (10/6/2013).
Menurut Andrie, akibat kecelakaan
tersebut, tiga orang tewas di lokasi kejadian. Ketiganya adalah penumpang Toyota Avanza. Namun identitas ketiga penumpang itu belum diketahui karena ketiganya masih dalam proses otopsi di Rumah Sakit Evarina Etaham Purwakarta.
"Ketiganya memang penumpang dan pengemudi Avanza. Satu laki-laki dan dua orang perempuan," kata Andrie.

»»  READMORE...

kecelakaan beruntun 4 orang tewas

Empat orang tewas akibat kecelakaan beruntun yang melibatkan minibus dan truk di jalur pantura Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Selain itu, sopir mengalami luka berat karena terjepit badan truk trailer. 

Kecelakaan maut melibatkan dua mobil truk trailer, mobil boks dan minibus itu, terjadi di jalur pantura Desa Bumi Mulyo, Kecamatan Batangan. Kecelakan bermula saat mobil boks bernomor polisi B 9063 VO, melaju dari barat menuju Rembang. Saat dtiba di lokasi kejadian, mobil boks menyalip truk trailer bernopol H 1869 EF yang dikemudikan Abidin, warga Rembang. 

Namun, tiba-tiba dari arah berlawanan muncul mobil minibus VW Combi bernopol AB 1836 QZ yang melaju dari timur dengan kecepatan tinggi. Akibatnya, benturan keras tidak dapat dihindarkan. 

Abidin yang kaget, seketika membanting stir ke kiri hingga menabrak truk trailer N 8624 UR yang sedang parkir. Truk yang dikemudikan Abidin baru berhenti setelah menyeruduk sebuah warung di pinggir jalan. 

Korban tewas yakni, sopir VW Combi yang belum diketahui identitasnya bersama dua penumpang yakni, Fathul Huda (19), warga Jekulo RT 01/05, Salim (18), warga Jekulo RT 02/07, ketiganya warga Kudus. Sementara satu korban tewas lainnya yakni sopir mobil boks yang identitasnya belum diketahui.

Kasatlantas Polres Pati, AKP Ifan Taufik Hariat, mengatakan, satu korban yang mengalami luka berat yakni sopir trailer yang sedang parkir, yakni Muhammad Suhartono warga Probolinggo, Jawa Timur. Dia mengalami luka patah kaki karena terjepit badan truk. 

”Kecelakaan melibatkan empat mobil yakni dua mobil trailer, satu mobil boks, dan satu mobil minibus VW Combi. Dalam peristiwa tersebut empat korban tewas di tempat dan satu mengalami luka berat,” kata Ifan, Senin (10/6/2013).

Akibat kecelakaan itu, arus lalu lintas di jalur pantura Pati sempat tersendat. Sementara truk trailer dan mobil boks belum bisa dievakuasi karena menunggu arus lalu lintas sepi.

»»  READMORE...

Sunday, 9 June 2013

Buruh yang akan merana

Kaum buruh di Kota Cimahi menolak rencana pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM). Mereka menilai, kenaikan harga BBM akan semakin menambah beban berat hidup rakyat, termasuk kalangan buruh.

"Jika pemerintah jadi menaikkan harga BBM, itu akan merugikan rakyat. Beban hidup rakyat bakal semakin berat," kata Ketua Kesatuan Aksi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) Kota Cimahi, Minardi Bren di Leuwigajah, Minggu.

Menurutnya, beban hidup yang semakin berat itu diakibatkan bakal melambungnya harga-harga kebutuhan pokok dan transportasi. "Kenaikan harga BBM sudah tentu akan diikuti kenaikan kebutuhan pokok dan transportasi. Buat buruh, yang kenaikan upahnya belum seberapa, kenaikan BBM akan lebih menderita," tegasnya.

Bukan hanya itu, katanya, kenaikan harga BBM dikhawatirkan bakal memicu terjadinya pemutusan hubungan kerja (PHK). Menurutnya, hal itu bisa terjadi karena perusahaan bisa berdalih, PHK terpaksa dilakukan dalam rangka efesiensi akibat dampak kenaikan harga BBM.

"Kalau itu terjadi, saya pikir dampak yang paling parah dirasakan buruh. Apalagi kalau terjadi PHK besar-besaran dengan alasan efisiensi untuk menekan biaya pengeluaran perusahaan," tandasnya.

Soal dana kompensasi kenaikan harga BBM yang dijanjikan pemerintah, Bren menilai, dana tersebut selain belum tentu efektif karena hampir bisa dipastikan tidak akan menyentuh rakyat yang selayaknya menerima. 

"Artinya, besarnya anggaran dana kompensasi yang disiapkan pemerintah, tidak akan sanggup mengatasi dampak akibat kenaikan BBM. Karena kenaikan BBM berdampak ke semua aspek kehidupan," ujarnya.

Bren mengatakan, banyak buruh akan menderita karena sebagian besar berasal dari keluarga ekonomi lemah. "Dari sekian ribu buruh di Cimahi, kebanyakan pendatang dan KTP-nya juga KTP kampung. Tak mungkin terjamah dana kompensasi tersebut," papar Bren.

»»  READMORE...

Saturday, 8 June 2013

Tujuh pengendara tewas

Dalam rangka mewujudkan keselamatan dan kelancaran dalam berlalu lintas, jajaran petugas Polres Cimahi menggelar Operasi Simpatik Lodaya 2013 sejak awal Mei hingga 27 Mei lalu. Dalam pelaksanaan operasi simpatik tersebut, petugas berhasil menjaring sebanyak 641 unit kendaraan. Mereka umumnya kena tilang dengan pelanggaran beragam seperti tidak memiliki surat-surat kendaraan, dan sebanyak 5.261 pengendara mendapatkan teguran simpatik.

"Operasi ini kita gelar di wilayah hukum Polres Cimahi yang mencakup Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat (KBB)," ungkap Kasatlantas Polres Cimahi, AKP Irwansyah di Mapolres Cimahi, Jln. Raya Cibabat Cimahi, Jumat (7/6).

Selain itu, lanjut Irwansyah, selama dilakukannya Operasi Simpatik Lodaya tersebut terjadi kecelakaan lalu lintas (lalin) sebanyak 19 kejadian. Dari kejadian tersebut, tercatat sebanyak 7 orang meninggal dunia.

"Selain itu, akibat 19 kejadian kecelakaan tersebut sebanyak 6 orang mengalami luka berat, dan 18 orang lainnya menderita luka ringan," terang Irwansyah sambil menambahkan, akibat kecelakaan itupun menimbulkan kerugian materi sekitar Rp 155 juta.

Irwansyah juga menambahkan, selama menjalankan operasi simpatik pihaknya melakukan tindakan preventif dalam bentuk pengaturan lalu lintas sebanyak 2.072 kali, dan upaya penjagaan sebanyak 1.980 kali, serta melakukan patroli sebanyak 1.980 kali.

Dikatakan Irwansyah, kegiatan Operasi Simpatik tersebut sebagai bagian dari sosialisasi Undang-undang Nomor 2 Tahun 2009. Selain itu, lanjutnya, kegiatan itupun dilakukan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Cimahi.

"Kemudian yang tak kalah pentingnya, melalui operasi simpatik tersebut kami juga ingin mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas, meningkatkan kesadaran serta kepatuhan dan disiplin dalam berlalu lintas," papar Irwansyah. Tanggapan warga

Menanggapi dengan adanya kegiatan Operasi Simpatik Lodaya yang digelar Polres Cimahi, umumnya masyarakat memberikan dukungan. Karena dengan digelarnya operasi, tingkat disiplin berlalu lintas diharapkan bisa meningkat.

"Bila disiplin berlalu lintas masyarakat sudah baik, secara otomatis bisa mengurangi tingkat kemacetan dan kecelakaan lalu lintas," pendapat Yadi salah seorang pengendara sepeda motor di Jalan Raya Cibabat.

Yadi berharap, petugas juga bisa bertindak tegas terhadap pelanggar aturan lalu lintas. "Artinya bila ada yang melanggar, tindaklah sesuai jenis pelanggarannya.

»»  READMORE...

Friday, 7 June 2013

Tempat wisata di cimahi banyak d kunjungi pengunjung

Sejumlah tempat wisata di Kota Cimahi diserbu wisatawan dari berbagai daerah pada Kamis (6/6). Tidak hanya keluarga, rombongan sekolah juga datang untuk mengisi masa liburan mereka.

Berdasarkan pantauan "GM" di kawasan Alam Wisata Cimahi (AWC), Jln. Kolonel Masturi, ratusan pengunjung menikmati berbagai arena permainan. Pada musim liburan kali ini, pengunjung dimanjakan dengan beberapa arena permainan seperti menangkap ikan di kolam lumpur sampai mencari telur bebek.

Seorang staf marketing AWC, Siti Nurhasanah mengatakan, beberapa arena permainan dirancang untuk menghadirkan sarana belajar sambil bermain. "Dengan adanya permainan seperti menangkap ikan di kolam dan mencari telur bebek, pastinya dapat menghilangkan kejenuhan dan menambah wawasan. Karena kegiatan seperti itu tidak didapat pada kehidupan sehari-hari," ungkapnya.

Ia mengungkapkan, pada musim liburan kali ini, tingkat kunjungan mencapai 1.000 orang setiap harinya. "Untung paket sekolah, biasanya sudah dipesan seminggu sebelumnya," tambah Siti.

Berbeda dengan tempat wisata lainnya, AWC tidak menarik pembayaran tiket alias gratis. "Masuknya gratis. Hanya untuk masuk permainan, bayar di masing-masing venue," katanya.

Berbagai wahana permainan lain di AWC adalah jembatan gantung, kandang rusa, bebek, kambing, kelinci, flying fox, berkebun, dan ATV riders. Harga tiketnya mulai Rp 10.000-Rp 15.000.

Seorang pengunjung, Aldi (7) dari Kota Depok, mengaku senang menghabiskan liburan di AWC. "Aku senangnya naik kuda. Tapi cuma sebentar," katanya.

Pengunjung lainnya, Naura (6) mengaku puas melalui banyak permainan. "Ujiannya sudah beres. Makanya Papah ajak main ke sini. Senang banget banyak permainannya," kata siswi salah satu sekolah Islam terpadu ini.

Kolam renang

Selain AWC, beberapa tempat wisata yang laris manis yaitu Kolam Renang Ciawitali dan Panorama. Berbeda dengan AWC yang banyak diserbu pengunjung luar kota, Kolam Renang Ciawitali dan Panorama masih menjadi primadona wisatawan lokal sekitar Cimahi.

Banyaknya pengunjung juga memancing para pedagang musiman di sekitar lokasi mulai dari kue moci, pelampung, sampai aksesori.

»»  READMORE...

Monday, 3 June 2013

Gunung papandayan masih siaga satu

Meskiakhir-akhiriniaktivitas kegempaan Gunung Papandayan cenderung menurun,namun PusatVulkanologiMitigasi Bencana Geologi(PVMBG) belum menurunkan statusnya.Gunung berapiyang sempatmeletus pada tahun 2004itu tetap berstatus siaga,belum dikembalikan ke waspada.

Halitu sebagaimana disampaikan petugas pos pemantau Gunung Papandayan,Tresno. Menurutnya,penurunan aktivitas kegempaan Gunung Papandayan terjadisejakKamis (23/5) lalu.

Menurutnya aktivitas kegempaan tektonikdan vulkanikinidiperkirakan dapatmenjadidasar penurunan status gunung inidarisiaga menjadi waspada."Namun saatinikamibelum bisa menurunkan statusnya,sebelum melakukan evaluasisupaya bisa mengambilkeputusan yang lebih teliti,"jelas Tresno saatditemuidipos pemantauan,Senin (3/6).

Dikatakan,menurutdata kegempaan yang terekam pada seismografsejakSenin (3/6) pukul00.00-12.00WIBterjadi3kaligempa tektonikjauh,1kali gempa tektoniklokal,4kaligempa vulkanikB,dan 2 kaligempa vulkanikA.Angka tersebutjauh lebih rendah dibanding jumlah kegempaan awalMei 2013yang mencapai20hingga ratusan kaligempa.

Namun secara visual,tidakterjadiperubahan berartipada kawasan kawah gunung ini.Suhu kawah hanya mencapai228derajatCelsius atau berada pada suhu normal.Bahkan disekitarkawah juga tidakterjadigempa dan longsor.Untuk mendapatrekaman gempa yang lebih rinci,PVMBG telah memasang tiga alattambahan pendeteksi seismikatau aktivitas gempa dikawasan Gunung Papandayan.

Tiga alatseismikitu dipasang dikawasan Cileuleuy, Tegalpanjang,dan Nangklak.Sebelumnya,PVMBG hanya memilikidua alatseismikdiGunung Papandayan.Keduanya dipasang diBukitWalirang dan BukitMaung sebagaialatpendeteksiaktivitas gunung yang hasilnya tercatatpada seismografdi pos pemantauan.

"Secara visual,aktivitas Gunung Papandayan pun dipantau melaluiCCTV.Kesiagaan juga dilakukan dengan cara mengaktifkan alatkomunikasiHT. Dengan demikian,aktivitas gunung dapat terpantau dan diketahuidengan cepatmelalui laporan petugas.Selain itu,berbagaijenis alat pendeteksiaktivitas Gunung Papandayan seperti alatgeokimia dan geofisika.

»»  READMORE...

Bisa menjadi konflik

Dari sekitar 511 industri yang terdaftar di Kota Cimahi, baru 29 yang telah memiliki perjanjian kerja bersama (PKB). Kondisi ini membuat tingkat kerawanan konflik terutama bagi perusahaan kategori sedang dan besar menjadi lebih tinggi.

Demikian diungkapkan Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Sosial (Disnakertransos) Kota Cimahi, Benny Bachtiar didampingi Kabid Hubungan Industrial, Dedi Supardi di kantor Disnakertransos Pemkot Cimahi, Jln. Demang Hardjakusumah, Senin (3/6). "Masalah PKB ini sedang kita benahi, karena memang cukup pelik," ungkapnya.

Upaya yang dilakukan selain pendataan, juga mendorong petugas lapangan khususnya pengawas untuk memberikan anjuran-anjuran dan penyuluhan kepada pihak industri berikut serikat pekerja yang belum membuat PKB.

Salah satu kendala yang dihadapi, yaitu ketika pihak serikat pekerja sudah siap mengadakan musyawarah untuk membahas PKB, namun pihak perusahaan justru sering belum siap karena belum memiliki draf PKB-nya.

"Di lain pihak, kendala yang kita hadapi juga dari sisi aturan perundangan. Yaitu ketika industri belum atau tidak membuat PKB, malah tidak ada sanksi. Makanya kita sifatnya hanya anjuran," paparnya.

Menurut Benny, sering tidak siapnya pihak perusahaan, kemungkinan utamanya karena menyangkut kesejahteraan, terutama tunjangan buruh yang biasanya belum diatur secara detail dalam undang-undang, seperti tunjangan makan dan transportasi. Karena itu jika terjadi perselisihan, umumnya menyangkut kesejahteraan.

"Hampir dalam setiap aksi unjuk rasa, para buruh umumnya menuntut peningkatan kesejahteraan. Masalah inilah yang kerap jadi pangkal utama perselisihan antara buruh dengan pihak pengusaha," katanya.

Padahal jika sudah ada PKB, saat terjadi perselisihan, akan lebih mudah dikontrol dan diselesaikan. Sebaliknya jika belum ada PKB, biasanya cenderung sulit diselesaikan.

"Kalau sudah ada PKB, akan lebih mudah menyelesaikan masalah jika terjadi perselisihan antara buruh dengan perusahaan," tandas Benny sambil menambahkan, dari 511 perusahaan tersebut, yang telah memiliki peraturan perusahaan sebanyak 398 perusahaan dan 104 telah memiliki serikat pekerja.

»»  READMORE...

Saturday, 1 June 2013

Atasi krisis air bawah tanah

- Pemerintah Kota Cimahi melalui Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP), mulai tahun 2013 ini menggalakkan program biopori, yakni alat yang terbuat dari paralon bulat berisi ijuk untuk penyerapan air di permukaan tanah. Program tersebut sebagai salah satu upaya mengatasi terjadinya krisis air bawah tanah.

"Program tersebut akan diprioritaskan di wilayah Cimahi Selatan yang merupakan daerah industri," ungkap Kepala DKP, Maria Fitriana di Pemkot Cimahi, Jln. Demang Hardjakusumah, Kota Cimahi.

Menurutnya, biopori akan disebar di seluruh wilayah Kota Cimahi. Program biopori, lanjutnya, sebagai bagian dari upaya mengurangi banjir di musim hujan, dan kekeringan saat memasuki musim kemarau. Dengan adanya program biopori, tambahnya, air permukaan akan terserap menjadi air tanah yang sangat berguna sebegai persediaan ketika musim kemarau.

"Kita sebelumnya telah membagikan sejumlah biopori, dan akan terus kita tambah," jelas Maria sambil menambahkan, biopori tersebut disebar mela-lui kelurahan-kelurahan.

Dikatakan Maria, program biopori tersebut diakuinya sebagai salah satu program dalam mengatasi kekurangan air bawah tanah, terlebih lagi untuk wilayah selatan terdapat sejumlah titik yang kondisi air bawah tanahnya sudah kritis sebagaimana kajian dari lembaga terkait di Jawa Barat.

Selain program biopori, tambah Maria, masih dalam kaitan upaya mengurangi dampak banjir dan krisis air bawah tanah di Kota Cimahi.

Dikatakan, pada 2013 ini DKP juga melakukan perbaikan dan membuat sumur resapan yang akan disebar ke sejumlah titik di Kota Cimahi.

"Program sumur resapan di tahun ini meneruskan program sumur resapan tahun 2012 yang telah membuat 15 sumur resapan di 15 kelurahan," ujarnya.

Diakuinya, sejalan dengan gencarnya perkembangan industri, resapan air cenderung terus berkurang. Tapi dengan adanya sumur, diharapkan bisa membantu mengumpulkan air dalam tanah agar kandungan air tanahnya mencukupi, terutama ketika musim kemarau.

Bahkan kalangan industri sendiri, nantinya diwajibkan membuat rumur resapan di lingkungan perusahaan.

Sementara itu, hasil kajian Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) Jawa Barat menyatakan bahwa di daerah Cimindi, Leuwigajah, dan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, setiap tahunnya terjadi penurunan air bawah tanah antara 3-4 cm. Sesuai kajian tersebut, hal itu menunjukkan pemakaian air tanah di daerah tersebut tergolong tinggi dan menunjukkan adanya krisis air bawah tanah.

Kondisi tersebut dibenarkan Maria. Diakuinya, di beberapa titik di kawasan industri Cimahi Selatan, kondisi air bawah tanahnya sudah dalam kondisi kritis. Menurutnya, upaya menanggulangi krisis air melibatkan lintas dinas seperti Dinas Lingkungan Hidup. Sedangan kewenangan pengendalian pemakaian air bawah tanah ada pada dinas lingkungan hidup kota dan provinsi.

»»  READMORE...

Demo untuk bubarkan AHMADIAH

) - Ratusan orang yang sebagian mengaku warga Kampung Mangseng, RT 03/RW 24, Kaliabang Tengah, Bekasi Utara, Kota Bekasi, Jawa Barat, berdemonstrasi di depan kantor Wali Kota Bekasi, Jumat (31/5) sore. Mereka menuntut penutupan tiga gereja dan pembubaran jemaah Ahmadiyah.

Puluhan petugas Polresta Bekasi Kota dan Satpol PP Kota Bekasi terpaksa membubarkan massa yang memblokir jalan, karena khawatir menimbulkan kemacetan parah. Beruntung keributan tidak berlangsung lama, setelah pimpinan aksi bersedia mengajak massa untuk berdemo secara tertib di depan gerbang kantor Wali Kota.

Aksi dilakukan untuk mendesak Pemerintah Kota Bekasi segera mengambil langkah tegas, terkait maraknya gereja tak berizin di Kampung Mangseng, Bekasi Utara. Arifin, Ketua Forum Umat Islam (FUI) Bekasi Utara, menyebutkan, setidaknya ada tiga gereja yang telah disegel di Kampung Mangseng RT 03/RW 24, di antaranya Gereja Pantekosta, Gereja Kristus Rahmani Indonesia, dan Gereja Huria Kristen Batak Protestan.

"Tiga gereja itu sudah disegel, karena tidak punya Izin Mendirikan Bangunan (IMB) sejak 12 Februari 2013, tapi hingga kini belum ada eksekusi pembongkaran dari Pemkot Bekasi. Harusnya setelah disegel, satu bulan kemudian sudah bisa eksekusi. Tapi ini sudah setahun lebih dibiarkan," ujarnya.

Arifin meminta ada tindakan tegas yang diambil Pemkot Bekasi, sebab hingga kini jemaat di gereja tersebut, masih tetap melakukan peribadatan. Namun, lokasinya di halaman gereja yang disegel. "Menurut kami, itu bentuk provokasi kepada warga. Pemkot Bekasi kami desak, segera mengevakuasi jemaat gereja dan carikan lokasi gereja di tempat lain. Jangan di kampung kami," katanya.

Dalam aksi itu, pengunjuk rasa juga mendesak agar Pemkot Bekasi segera mengambil langkah tegas terhadap keberadaan jemaah Ahmadiyah di Bekasi. Mereka minta Ahmadiyah dibubarkan dan ajarannya dilarang, karena tidak sesuai syariat Islam. "Masjid milik Ahmadiyah di Jatibening Pondok Gede, sudah disegel. Kami minta segera ditertibkan," ujar Ketua FUI Kecamatan Mustikajaya, Nanang Seno.

Ia menambahkan, "Penertibannya seperti apa, itu teknis tanggung jawab Pemkot Bekasi. Pokoknya, kami minta Pemkot Bekasi melaksanakan hasil ikrar bersama antara ulama dan umara beberapa waktu lalu."

Aksi unjuk rasa awalnya berlangsung di depan gerbang kantor Wali Kota Bekasi. Namun, petugas keamanan memperbolehkan massa masuk hingga ke depan lobi kantor Wali Kota. Perwakilan pengunjukrasa akhirnya diterima oleh Asisten Daerah (Asda) I, Jumhana Lutfi untuk melakukan dialog.

Demonstrasi ini tak sampai sehari setelah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menerima Anugerah Negawaran Dunia (World Statesman Award) di markas Yayasan Appeal of Conscience Kota New York, Amerika Serikat, Kamis (30/5) malam waktu setempat atau Jumat (31/5) pagi WIB. Penghargaan diberikan langsung pendiri yayasan lintas keyakinan tersebut, Rabbi Arthur Schneier dan mantan Menteri Luar Negeri AS, Henry Kissinger.

Dalam sambutannya, SBY mengatakan, penghargaan ini bukan ditujukan bagi dirinya semata, tapi juga bagi seluruh rakyat Indonesia. "Saya berharap dapat terus menciptakan masyarakat yang damai dan sejahtera," kata SBY.

Penghargaan ini menuai kritik dari banyak kalangan. Kritik pertama dilayangkan profesor filsafat Romo Franz Magnis-Suseno. Romo Magnis bahkan melayangkan sebuah surat langsung kepada AoCF dan mempertanyakan dasar pemberian penghargaan bagi SBY. Dalam suratnya itu, Franz menilai rencana pemberian penghargaan kepada SBY hanya akan mempermalukan organisasi itu sendiri.

Kritik lainnya juga dilayangkan kelompok Human Rights Watch (HRW) yang menyatakan, tindakan penyerangan terhadap kaum minoritas di Indonesia masih tergolong tinggi. Dalam laman Times of Israel, mereka mengatakan bukti kegagalan pemerintah RI terlihat dari masih adanya tindak kekerasan terhadap umat Kristiani, muslim Syiah, dan pengikut Ahmadiyah.

»»  READMORE...